Beli Hewan Qurban di Kandang Virtual

Beli Hewan Qurban di Kandang Virtual

Source google © Pemilik Gambar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Tak terasa Hari raya Idul Adha tinggal menghitung hari. Di Hari Raya ini, Umat Islam akan menunaikan ibadah yang hanya dilakukan setahun sekali pada Hari Raya Haji atau Idul Adha, yaitu menyembelih hewan qurban.

Berqurban merupakan cara untuk umat muslim menunjukkan ketakwaannya kepada Allah SWT, serta menjadi momentum berbagi untuk sesama. Namun, ada yang berbeda dengan Hari Raya Idul Adha tahun ini karena adanya pandemi Covid-19.

Saat ini, mungkin sudah banyak Kawan GNFI temui di berbagai tempat terdapat tenda-tenda penjual hewan-hewan qurban. Pedagang hewan qurban pun mulai menjajakkan dagangannya untuk mereka yang ingin memilih dan membeli hewan yang akan diqurbankan.

Namun, di tengah pandemi ini ada banyak protokol kesehatan yang tentunya harus ditaati. Salah satunya adalah melakukan physical distancing atau menghindari kerumunan dan tetap menjaga kebersihan.

Hal ini yang mendasari NH ZakatKita untuk memberi kemudahan kepada masyarakat yang ingin memilih dan membeli hewan qurban dengan menaati protokol kesehatan, bahkan tanpa harus keluar rumah.

NH Zakatkita sudah menjalankan program qurban selama beberapa tahun. Kini, NH Zakatkita menghadirkan kandang virtual terbesar di Indonesia. Dengan platform Kandang.id, mencoba membawa kandang hewan qurban secara virtual atau dalam genggaman tangan Kawan GNFI.

Seperti yang disampaikan oleh Ramadhan Yunianto selaku Project Manager dari peluncuran platform Kandang.id, kandang virtual ini semacam sebuah display hewan secara online. Yang unik dari kandang virtual adalah hewan yang dipasang merupakan hewan asli yang dijual di kandang atau stand tempat hewan qurban dijual.

Jadi, bukan sekadar contoh hewan saja. Hewan yang akan Kawan GNFI pilih adalah hewan yang akan Kawan GNFI dapat.

"Di display tersebut sudah terpasang foto, berat dan ukuran hewan, jadi apabila konsumen memilih, maka yang akan dikirim adalah hewan sesuai yang mereka pilih", ungkap Rama.

Tampilan kandang.id | Foto: tangkapan layar kandang.id

Menurut Rama, kandang virtual ini bisa menjadi salah satu solusi berqurban di tengah pandemi. Pembeli Qurban tidak perlu repot datang ke pasar atau stand hewan Qurban dan berkerumun dengan pembeli lainnya.

"Kami menawarkan kemudahan, cukup pilih dari rumah, sambil rebahan, ada ratusan hewan yang disediakan dan tersedia di 30 kota besar di Indonesia," katanya.

Dalam penyaluran hewan, kandang virtual menawarkan dua layanan. Layanan pertama, menyalurkan bantuan ke daerah-daerah di pelosok desa. Layanan kedua, diantar ke rumah.

"Untuk yang disalurkan, nanti kami bisa kirim laporan berita acara penyembelihan hewannya kepada konsumen. Sedangkan untuk yang dikirim ke rumah atau ke alamat sesuai keinginan konsumen, kami juga bisa bantu menyembelihkan. Sehingga Qurban bisa dikirim sudah berupa daging," imbuh Rama.

Harapannya NH Zakatkita bisa terus menjadi lembaga yang dipercaya oleh masyarakat, dan selalu memudahkan masyarakat untuk menjalankan ibadahnya termasuk berqurban.*

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bathynomus, Kecoak Laut Raksasa yang Hidup di Selat Sunda Sebelummnya

Bathynomus, Kecoak Laut Raksasa yang Hidup di Selat Sunda

Indonesia Juara Film Tari Internasional EurAsia Dance Project Selanjutnya

Indonesia Juara Film Tari Internasional EurAsia Dance Project

Nurul Hayat
@nurulhayat

Nurul Hayat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.