Sejarah Hari Ini (4 April 1932) - Charlie Chaplin Plesir ke Bali

Sejarah Hari Ini (4 April 1932) - Charlie Chaplin Plesir ke Bali

Aktor film komedi legendaris, Charlie Chaplin (kiri), muncul dalam satu frame bersama warga Bali © Charlie In Bali

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

"Orang Indonesia biasa menyebutnya zaman 'meleset' (zaman malaise/krisis dunia). Banyak orang kehilangan pekerjaan, perusahaan gulung tikar dan angka kejahatan meningkat. Tapi Chaplin yang pernah miskin di London pada pergantian abad ke-19 ke abad ke-20 itu justru berlibur," itulah ucapan Manajer Umum Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2018, Kadek Sri purnami, pada 2018 lalu mengenai kunjungan Charlie Chaplin ke Pulau Dewata.

Ya, aktor film komedi lawas Charles Spencer Chaplin, atau lebih dikenal dengan nama panggung Charlie Chaplin, memang pernah berkunjung ke Bali, tepatnya Singaraja, pada 4 April 1932.

Setelah menuntaskan tur Eropa untuk mempromosikan film City Lights (1931), Chaplin berkunjung ke beberapa tempat di Hindia Belanda--kini Indonesia--salah satunya Bali.

Chaplin tak sekadar liburan, ia juga membuat film dokumenter tentang kunjungannya ke Bali.

Film berjudul Chaplin in Bali garapan Raphael Millet menampilkan interaksi Chaplin dengan warga Bali baik itu dalam kegiatan seni dan budaya.

Tentu, Chaplin tidak sendirian ke Bali, karena ia ditemani kakaknya Sydney dan para kru film.

Chaplin turut mengajak seniman Jerman yang berjasa memodernisasi seni Jawa dan Bali, Walter Spies.

Selain Spies, Chaplin juga ditemani penulis asal Swedia, Annie Quensel.

"'Ikut saya dan kau tak akan menyesal'. Sulit menolak ajakannya. Jadi saya menemaninya ke Bali," cerita Quensel dikutip GNFI dari surat kabar Sunday Mail.

Chaplin tampaknya langsung jatuh cinta dengan Bali. Terbukti, ia menunda perjalanannya kembali ke Surabaya yang semula tanggal 10 menjadi tanggal 17 April.


Referensi: Sunday Mail | Nowbali.co.id | Chaplininbali.com | Charliechaplinarchive.org| Travelmaker.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Yufi Eko Firmansyah

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tiga Upaya Perangi Covid-19 di Indonesia Sebelummnya

Tiga Upaya Perangi Covid-19 di Indonesia

Kisah Traveler Mobil Asal Spanyol yang ‘Terdampar’ di Bali Akibat Pandemi Selanjutnya

Kisah Traveler Mobil Asal Spanyol yang ‘Terdampar’ di Bali Akibat Pandemi

Dimas Wahyu Indrajaya
@dimas_wahyu24

Dimas Wahyu Indrajaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.