Apa Sih Artinya Culametan?

Apa Sih Artinya Culametan?

Ilustrasi beragam makanan © Elle Morre/Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Istilah "culametan" sedang marak dibicarakan di Indonesia akhir-akhir ini. Penyebabnya adalah video TikTok yang memakai lagu plesetan Dua Kursi milik penyanyi dangdut Rita Sugiarto, yang diubah liriknya menjadi bahasa Sunda dan menyematkan kata "culametan" di dalamnya.

Nah, Kawan GNFI apa ada nih yang sudah main TikTok pakai lagu Culametan? Dan, apakah kalian tahu artinya?

Usut punya usut, ternyata culametan adalah istilah dalam bahasa Sunda yang berarti "suka minta makanan orang lain". Bisa juga, culametan berarti orang yang penasaran sama makanan orang lain, tapi dianya sendiri pelit kalau dimintain makanan.

Di lagu TikTok culametan, liriknya seperti ini:

"Sia mah nya meuni culametan met met, culametan met met, Siganamah dipentaan deui embung sia mah, Siganamah kalau ada makanan di meja mangga leugleug ku sia teroret teroret."

Artinya dalam bahasa Indonesia:

"Kamu itu apa-apa pengenan selalu minta minta makanan. Sepertinya kalau ada makanan di meja langsung kamu makan saja. teroret teroret".

Selain liriknya dan nadanya yang menghibur, lagu ini juga kian populer berkat Risa, siswi kelas 7 di sebuah SMP di Bandung, yang mengunggah video nyanyian itu di status WhatsApp-nya.

Dilansir dari merdeka.com, ada seseorang yang meminta video itu dari Risa dan ia mengirimkannya. Kemudian, videonya beredar luas di media sosial.

Risa di sebuah acara stasiun televisi swasta | Foto: merdeka.com

Nah jalan lagu Culametan untuk menembus TikTok bermula dari akun Instagram @dedeomat yang mengunggah video asli Risa menjadi Culametan versi TikTok.

Dari pantauan GNFI, video yang diunggah pada 30 Januari 2019 itu telah ditonton lebih dari 1 juta kali! Jumlah komentarnya menembus angka 8.700 sampai tulisan ini diunggah.

View this post on Instagram

Heeuh da si eta mah culametan 😾

A post shared by Dede Omat (@dedeomat) on

Tak hanya viral di Indonesia, lantunan nada Culametan juga masuk ke akun Instagram internasional. Pagi ini (18/2/2020) akun @meowed yang merupakan peranakan @9gag mengunggah video kucing milik @mew_pawmily yang berjoget ria mengikuti irama Culametan.

Nah, @mew_pawmily sendiri adalah akun kucing asal Indonesia, yang kalau tidak salah, sudah kedua kalinya masuk @meowed. Unggahan-unggahan di @mew_pawmily juga dibuat bilingual, yang menunjukkan kalau akun tersebut banyak dilirik warganet internasional.

Kawan GNFI mungkin punya teman yang bersifat culametan? Daripada dijauhi dan memupuk permusuhan, mending diajak goyang culematen aja! Teroret... teroret...


Referensi: merdeka.com | wisatabdg.com | boombastis.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga18%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang36%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau36%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ketika 'Abang Tukang Bakso' Sambut Presiden Indonesia Sebelummnya

Ketika 'Abang Tukang Bakso' Sambut Presiden Indonesia

Bersama TNI Gerakan #IkutBantu Lawan Covid-19 Lakukan Penyemprotan Desinfektan Selanjutnya

Bersama TNI Gerakan #IkutBantu Lawan Covid-19 Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.