Cantiknya 5 Jembatan Indonesia Saat Malam Hari

Cantiknya 5 Jembatan Indonesia Saat Malam Hari

Potret Jembatan Ampera malam hari © instagram.com/medi_buminafa

Pembangunan infrastruktur jembatan di Indonesia sudah berkembang pesat. Sesuai fungsinya, jembatan dibangun untuk menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya agar memudahkan akses jalan.

Jembatan sejatinya tidak hanya dilalui oleh pejalan kaki, tapi juga oleh kendaraan, seperti motor, mobil, hingga kendaraan besar juga dapat melalui jembatan.

Tak jarang juga, jembatan dijadikan sebagai ikon suatu daerah dan menjadi destinasi wisata, seperti Jembatan Gentala Arasy yang menjadi ikon dari Kota Jambi.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2007, tertulis bahwa jumlah jembatan di seluruh Indonesia mencapai 88 ribu buah dengan ekivalen sepanjang 1.000 kilometer.

Dari jumlah tersebut 30 ribu di antaranya berstatus sebagai jembatan nasional dan jembatan provinsi dengan ekivalen sepanjang 500 kilometer.

Namun, tahukah Kawan GNFI bahwa jembatan-jembatan di Indonesia memiliki keindahan yang cantik dan indah dengan didukung oleh arsitektur menawan?

Dari banyaknya jembatan yang ada, berikut adalah rangkuman lima jembatan Indonesia yang dapat bertransformasi menjadi cantik ketika malam hari.

Jembatan Nasional Suramadu

Potret Jembatan Suramadu ketika malam hari | Foto: pinterest.com

Siapa tak kenal dengan Jembatan Nasional Suramadu? Jembatan fenomenal ini sudah dicanangkan sejak era Presiden Soekarno yaitu sekitar tahun 1960.

Nama Jembatan Nasional Suramadu diambil dari dua nama daerah yang menjadi penghubung dalam jembatan tersebut, yaitu Surabaya dan Madura.

Memiliki panjang 5.438 meter dan lebar 30 meter, jembatan ini adalah jembatan terpanjang yang ada di Indonesia dengan memiliki empat jalur dua arah.

Jembatan yang diresmikan pada 2009 ini memiliki pesona yang indah pada malam hari. Bagian utama jembatan ditopang oleh dua menara yang bisa menyala menjadi warna biru pada malam hari, serta dihiasi dengan lampu lainnya disepanjang jembatan ini dengan warna kuning benderang.

Jembatan Ampera

Suasana Jembatan Ampera pada malam hari | Foto: travelingyuk.com

Memiliki singkatan yang unik, Ampera, yaitu amanat penderita rakyat, jembatan ini terletak di tengah-tengah Kota Palembang dengan panjang 1.117 meter.

Jembatan ini diresmikan pada tahun 1965, dan saat itu dinilai sebagai jembatan terpanjang di Asia Tenggara.

Ketika berkunjung ke Palembang, Kawan GNFI wajib berkunjung ke Jembatan Ampera. Bukan tanpa sebab, jembatan ini memiliki keindahan yang luar biasa cantik saat malam hari.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Musi ini akan menyala dengan kelap-kelip lampu yang menerangi sepanjang jembatan, serta dua kawat besar yang berada di sisi kanan dan kiri pun juga ikut menyala.

Jembatan Barelang

Jembatan Barelang dengan semburat cahaya malam hari | Foto: nationalgeographic.co.id

Sama seperti Jembatan Suramadu, nama jembatan ini adalah singkatan dari nama daerah, yakni Batam, Rempang, dan Galang yang jika disingkat akan menjadi Barelang.

Dengan panjang jembatan 2.264 meter, Jembatan Barelang memiliki enam buah jembatan, di antaranya Jembatan Tengku Fisabilillah, Jembatan Nara Singa, Jembatan Raja Ali Haji, Jembatan Sultan Zainal Abidin, Jembatan Tuanku Tambusai, dan Jembatan Raja Kecik.

Dari keenam jembatan tersebut, ada satu jembatan yang memiliki keindahan nan cantik ketika malam hari, ialah Jembatan Tengku Fisabilillah.

Dengan lampu kuning yang menyala di sepanjang dua pasang tiang besar membentuk segitiga di kedua sisi jembatan ini menambah keindahan dari jembatan pada malam hari, disertai warna awan yang membiru.

Jembatan Rumpiang

Jembatan Rumpiang saat suasana menuju malam hari | Foto: Aldy Siregar

Jembatan yang dijadikan objek wisata ini adalah jembatan yang membentang di atas Sungai Barito dengan panjang mencapai 753 meter dan lebar 9 meter.

Jembatan Rumpiang diresmikan pada April 2008 dengan menghubungkan antara Kota Banjarmasin dan Kota Muarabahan.

Tidak hanya untuk penyebrangan, jembatan ini juga dijadikan objek wisata. Di dekat jembatan ini, terdapat tempat untuk swafoto dengan berlatar jembatan rumpiang. Hasil swafoto akan semakin cantik saat malam hari ketika jembatan terang benderang.

Jembatan Mahulu

Jembatan Tengku Fisabilillah | Foto: korankaltim.com

Jembatan Mahulu atau Jembatan Mahakam Hulu merupakan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Loa Buah dengan Kelurahan Sengkotek di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Pada jembatan ini, terdapat bentang lingkar baja yang menjadi ciri khas.

Jembatan sepanjang 799,8 meter ini akan terlihat cantik saat malam hari. Lingkar baja tadi, akan mengeluarkan cahaya warna-warni disertai dengan semburat cahaya yang juga menyala disepanjang jembatan ini.

Referensi: IDN Times

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Martha Tilaar, Sang Melati Indonesia Sebelummnya

Martha Tilaar, Sang Melati Indonesia

Susul Gopay, LinkAja Dan Dana Akan Membuat Fitur Pembayaran SPP Selanjutnya

Susul Gopay, LinkAja Dan Dana Akan Membuat Fitur Pembayaran SPP

Dessy Astuti
@desstutt

Dessy Astuti

Literasi-kata.blogspot.com

Si penyuka buku, bakso, dan kucing.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.