Akan Ada yang Baru di Jembatan Suramadu!

Akan Ada yang Baru di Jembatan Suramadu!

Jembatan Suramadu © ariyamadura.id

  • Jembatan Suramadu tahun ini akan dihiasi kereta gantung (cable car).
  • Selain itu juga akan dibangun Jalan Luar Lingkar Timur (JLLT).
  • Proyek ini dinilai dapat memajukan pariwisata Madura, dan mengembangkan potensi ekonomi Surabaya Timur.

Dua proyek besar akan dijalankan di Jembatan Suramadu, yang menghubungkan Surabaya Timur dengan Pulau Madura. Proyek itu adalah kereta gantung dan JLLT (Jalan Luar Lingkar Timur).

Pembangunan ini ditujukan guna memajukan pariwisata Madura, yang nantinya juga bakal mengembangkan potensi ekonomi di kawasan Surabaya Timur. Sebab, Surabaya Timur telah menjadi kawasan ekonomi baru Suramadu.

Pembangunan JLLT dinilai dapat memperluas akses transportasi dan mobilitas di kawasan tersebut, sedangkan kereta gantung akan menaikkan kredibilitas kawasan Surabaya Timur. Proyek kereta gantung ini juga termasuk rancangan pengembangan infrastruktur Pemkot Surabaya.

Kesepakatan telah dijalin oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menggandeng PT. PP Properti.

“Rencana pengembangan pariwisata Pulau Madura jelas akan berdampak langsung terhadap Suramadu di sisi Bangkalan maupun Surabaya. Bisnis hospitality akan berkembang pesat terutama di sisi Surabaya timur,” ucap Project Director PT. PP Properti Suramadu, Satrio Sujatmiko, dalam siaran persnya.

“JLLT ini sangat strategis untuk memperkuat wilayah timur ke utara dan kebetulan proyek Grand Sagara ada dalam jangkauan proyek infrastruktur ini,” imbuhnya.

Grand Sagara merupakan proyek pembangunan hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan apartemen setinggi 50 lantai yang diproyeksikan jadi landmark baru kota Surabaya. Kawasan elite ini bernuansa resor pantai.

Saat ini proyek kereta gantung memasuki tahap persiapan pemasangan tiang pancang, yang dikerjakan oleh PP Properti sebagai proyek CSR-nya.

“Kalau pemancangan pondasi sudah selesai baru tahap pemasangan cable car (kereta gantung). Namun kabin dan perlengkapan lainnya masih menunggu impor dari Cina. Kalau impornya lancar, ya mudah-mudahan proyek cable car selesai tahun ini juga,” terang Satrio, dikutip dari Bisnis.com.

“Lokasi wisata cable car ini nanti berada di pinggir pantainya, jadi bukan menyeberangi laut ke Madura. Nanti wisata ini juga nempel di depannya proyek kawasan terpadu Grand Sagara,” sambungnya.

Rencananya kereta gantung Suramadu berjarak tempuh 700 meter, atau 1,4 kilometer untuk rute PP. Fasilitas ini akan memiliki 18-20 unit kabin pengangkut penumpang. Untuk operasionalnya akan diserahkan ke Pemkot Surabaya setelah pembangunan selesai.

Referensi: bisnis.com | surabaya.bisnis.com | surabaya.bisnis.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Orang Korea Beri Salut untuk Gery Saluut Sebelummnya

Orang Korea Beri Salut untuk Gery Saluut

Susul Gopay, LinkAja Dan Dana Akan Membuat Fitur Pembayaran SPP Selanjutnya

Susul Gopay, LinkAja Dan Dana Akan Membuat Fitur Pembayaran SPP

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.