Pohon Kalpataru, Sang Pohon Kehidupan. Apakah Hanya Sebuah Mitos?

Pohon Kalpataru, Sang Pohon Kehidupan. Apakah Hanya Sebuah Mitos?

Simbol Pohon Kalpataru © Creative Graphic Design Company in India

Apakah kawan GNFI pernah mendengar tentang pohon Kalpataru?

Ya, pohon yang identik dengan pohon kehidupan ini ternyata bukanlah mitos belaka, lho. Meskipun kini wujud pohon Kalpataru mulai langka dan sulit ditemukan, namun pohon Kalpataru nyata adanya. Salah satu tempat tumbuhnya pohon Kalpataru adalah di sebuah pura yang bernama Pura Mangkunegaran, Solo. Pohon Kalpataru berdiri dan tumbuh dengan kokoh di belakang Pendopo Agung.

Mengapa pohon Kalpataru diidentikkan dengan lambang kehidupan?

Pohon Kalpataru | Foto : Indozone

Sebelumnya, secara ilmiah pohon Kalpataru merupakan salah satu pohon yang berasal dari Family Moraceae Genus Ficus dengan nama ilmiah Ficus Religiosa. Pohon Kalpataru lebih dikenal sebagai pohon bodhi oleh masyarakat Indonesia, sementara dalam bahasa Inggris pohon Kalpataru disebut sebagai Wisdom Tree yang artinya pohon yang penuh kebijakan. Namun, secara harfiyah, pohon Kalpataru bersal dari bahasa Sansekerta yakni gabungan kata ‘kalpa’ dan ‘taru’. ‘Kalpa’ dalam bahasa Sansekerta berarti keinginan, pengharapan, sementara ‘taru’ dalam bahasa Sansekerta berarti pohon. Jika disatukan, arti Kalpataru adalah pohon pengharapan yang relief bentuk pohonnya banyak ditemukan di dinding candi-candi seperti candi Borobudur, candi Pawon, candi Mendut dan candi-candi lainnya.

Penghargaan Kalpataru | Foto : Sang Pejalan

Pohon Kalpataru memiliki bentuk fisik dengan dahan yang rimbun sehingga menjadi tempat tinggal oleh berbagai macam hewan, seperti burung. Oleh sebab itu, pohon Kalpataru disebut sebagai pohon kehidupan karena menjadi tempat untuk bertahan hidup oleh beragam satwa. Hal tersebut juga digambarkan pada relief yang terdapat pada candi-candi. Pohon Kalpataru digambarkan dengan berada di dalam vas atau jambangan yang di sekelilingnya terdapat beragam macam satwa yang melambangkan aspek kehidupan. Selain digambarkan pada relief candi, lambang pohon Kalpataru juga digunakan sebagai nama penghargaan di bidang lingkungan hidup yakni Penghargaan Kalpataru, menjadi logo atau lambang dari Kementrian Lingkungan Hidup serta lambang KORPRI.

Pohon Kalpataru pada relief candi | Foto : BuddhaZine

Secara deskripsi, pohon Kalpataru memiliki ketinggian yang dapat mencapai 20 meter dengan diameter batang 1,5 meter hingga 2 meter. Kulit kayu pohon Kalpataru berwarna abu-bau dengan bintik kecoklatan dan memiliki tekstur halus. Pohon Kalpataru memiliki daun berbentuk alternate dengan permukaan yang mengkilap jika diraba. Daun-daun pohon Kalpataru berwarna merah muda ketika masih muda dan akan berarna hijau tua jika daun-daun tersebut memasuki fase tua. Pohon Kalpataru memiliki bunga dan buah yang berukuran kecil. Bunga pohon Kalpataru berbentuk aksiliaris tak bertangkai dan memiliki warna merah ketika mekar.

Nah, jadi pohon Kalpataru bukanlah pohon fiksi, namun pohon Kalpataru adalah pohon yang ada di dunia nyata dan memiliki makna yang mendalam.


Catatan kaki: respository ipb | tribun solo | kalpataru

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mau Kemping di Kepulauan Seribu? Ini Tiga Opsinya! Sebelummnya

Mau Kemping di Kepulauan Seribu? Ini Tiga Opsinya!

Aneka Rujak di Indonesia (Bagian I) Selanjutnya

Aneka Rujak di Indonesia (Bagian I)

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.